Pastikan Stok Minyak Goreng Curah Aman, Kapolres Ponorogo Sidak Ke Distributor


PONOROGO, Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo, S.I.K., M.H. sidak ke tiga distributor untuk memastikan ketersediaan minyak goreng curah menjelang bulan Ramadhan 2022 di wilayah Ponorogo, Selasa (23/03/2022).
 
Distributor yang disidak yaitu toko Sabar Jaya, toko Slamet Jaya Jl. K.H. Ahmad Dahlan dan Gudang Slamet Jaya Jl. A. Yani Kec./Kab. Ponorogo.

Dalam kegiatan tersebut Kapolres didampingi oleh Kabag Ops, Kasat Binmas, KBO Reskrim dan Kadis Perdagkum Kabupaten Ponorogo. 

Pada saat sidak distributor toko sabar jaya di jalan Ahmad Dahlan Kapolres Ponorogo AKBP Catur memastikan stok minyak goreng masih ada. 

"alhamdulilah kami tadi cek ke distributor dan stok itu masih ada di gudang sekitar 12 ribu liter. Dan ini harganya juga sesuai dengan HET 15.000 per kilo," Kata AKBP Catur 

Untuk itu Kapolres meminta kepada warga masyarakat tidak usah panic buying. 

"Jadi masyarakat gak usah bingung, bahwa tadi saya cek di gudang masih ada satu tronton stok minyak curah dan saya tegaskan kepada mereka untuk menjual minyak tersebut  kepada masyarakat," pintanya 

Dalam kesempatan itu Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah komunikatif memberikan segala informasi terkait kelangkaan minyak goreng di wilayah Ponorogo.

 "Jika ada yang bermain menimbun minyak goreng curah atau bermain harga laporkan saja, pasti akan kita tindak lanjuti," jelas AKBP Catur 

Bagi Pelaku Usaha yang dengan sengaja menimbun akan dikenakan pasal 107 juncto pasal 29 ayat 1 Undang Undang No 7 Tahun 2014 juncto pasal 11 ayat 2 Perpres no 71 tahun 2015 tentang penetapan dan penyimpanan barang kebutuhan pokok dan barang penting dengan Ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda 50 milyar. 

Sementara itu, Misiran salah satu pengusaha krupuk warga Desa Karang Lo menyampaikan rela mengantri untuk mendapatkan minyak goreng curah. 

"Sebagai pengusaha kecil saya harus ikut antrian untuk bisa berjualan kerupuk. Kemarin harganya 15.500 dan satu kali antri cuma dapat 10 kg," kata Misiran 

Menurutnya, kalau minyak mahal kerupuk tetap lancar tapi dengan adanya kenaikan harga minyak, maka penghasilan/untung penjualan akan berkurang," Tutup Misiran 

(Humas)
Redaktur Kalangwanpress

Memberitakan dan Menginformasikan sesuai Data dan Fakta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama