Menuju Mejayan lebih baik dan Jadi Desa Mandiri

 


Kepala Desa Mejayan terpilih Gunawan Wibisono   saat pelantikan   kades hasil pilkades  serentak 2021

Kalangwan Press, Madiun - Bertekat akan  melaksanakan Program kerja sesuai visi dan misinya , begitulah, komitmen  Gunawan Wibisono kepala desa wajah baru Desa Mejayan Kecamatan Mejayan usai dilantik secara resmi Bupati bersama 143  kepala desa Madiun terpilih dalam pilkades serentak 2021 pekan  lalu.


Ditemui disela kesibukan tugas tracking atau pelacakan kasus covid dilingkungannya , Ia menguraikan  tentang visi   Membangun dan menata Desa Mejayan menjadi lebih baik dan lebih maju dari sekarang" Mbangun Desa Nata Praja Murih Kamulyaning Warga" itu artinya saya akan melaksanakan program pembangunan dengan tujuan agar warga Mejayan hidup bahagia dan sejahtera" ungkapnya. Rabu (2 Februari)

Lebih lanjut kepala Desa cikal bakal lahirnya   seni dongkrek Madiun menerangkan   ada 9 misi yang akan  dilaksanakan  bersama - sama stakeholder di Desa Mejayan, namun ada misi utama yang sudah Ia programkan baik jangka pendek ataupun jangka panjang , tuturnya.

Terkait  program pembangunan infrastuktur diantaranya Gunawan akan memprioritaskan  membangun beberapa fasilitas umum seperti  pujasera yang akan kita layourt  tata ruangnya, karena disitu akan  didirikan juga  wahana  bermain anak  lengkap dengan panggung pertunjukan , sebagai wadah memberikan panggung untuk seniman tradisional dan pemberdayaan masyarakat setempat.

“Saya akan membuat lapangan Bungkus Mejayan menjadi pusat kegiatan masyarakat Mejayan . Disitu nanti  ak an ada Pujasera yakni  pusat jajanan serba ada  merupakan tempat makan yang terdiri dari gerai-gerai atau counters (kios-kios) makanan yang menawarkan aneka menu jajanan yang variatif. Ada tempat nongkrong, panggung pentas seni,  wahana mainan anak,sebagian nanti untuk  futsal, jogging.” tuturnya.

Pembangunan Pusat kegiatan masyarakat ini menurut  Gunawan,  juga sangat berkaitan erat dengan pengembangan seni dongkrek yang merupakan Icon kabupaten Madiun selain Icon kampung pesilat.Betapa tidak. Karena di Pujasera ini nanti akan ada perhelatan pagelaran seni dongkrek rutin.

“ Dari enam dusun  desa Mejayan ini  saja ada 6 group seni dongkrek.  Tiap malam minggu group ini akan kita tampilkan secara bergilir . Pingin saya nanti tiap pagelaran seni dongkrek  tidak saja dinikmati warga mejayan saja , tapi bisa bisa juga menjadi hiburan warga diluar Mejayan. Untuk itu akan kita promosikan lewat media sosial.

Ia  menyebut perlu adanya inovasi dan kreasi pada pertunjukan seni Dongkrek. Agar seni dongkrek tidak terkesan monoton . misalkan ada lawak macam Kirun atau percil dalam kemasan pertunjukan.

“ Dari pentas regular ini nanti bisa dikembangkan dengan mengundang kelompok seni dongkrek dari desa lain untuk tampil di Pujasera Mejayan.

Pun dia menambahkan berangkat dari kegiatan pementasan ini  nanti Ia berharap  tiap Setahun sekali ada festival  dongkrek tingkat Kabupaten. ”Kami berharap ada Festival dongkrek  tingkat kabupaten, terutama  piala bupati, karena  pak bupati juga senang seni dongkrek ”jelasnya.

Misi kedua menurut Gunawan adalah pemanfaatan tanah bengkok kepala desa di jln Singoludro, untuk kegiatan bisnis  perdagangan warga desa Mejayan dengan membangun pasar mingguan sebagai wadah perekonomian  bagi  warga  desa Mejayan.

“Ada obyek tanah seluas2 hektar yang  terletak di bengkok lurah, bayan dan kasun untuk membangun pasarmingguan di  Pusat Kegiatan  Masyarakat  (PKM) ini nantinya  dikhususkan bagi kegiatan ekonomi warga Mejayan, yang  membuka usaha kuliner, dan semua bentuk UMKM akan di fasilitasi dalam satu wadah yang terpusat  di lokasi tersebut.

Pada kesempatan sama ia mengatakan,  akan berusaha naik keatas terkait masalah perijinan masalah alih fungsi, karena menyangkut kepentingan orang banyak  dan kemajuan desa Mejayan.

Diakhir bincang bincang dengan kalangwan press, Berangkat  Dari visi dan misi diatas  Gunawan menegaskan , dibawah komando  kepemimpinannya akan mengantar desa Mejayan lebih baik dan menjadi desa mandiri.” Kalau kita sudah punya pendapatan sendiri, kita masuk menjadi desa mandiri. Yakni desa maju. Tidak lagi desa berkembang , karena tujuan jadi kepala desa adalah mewujudkan Mejayan lebih baik dan maju dari sekarang” pungkasnya. (sur/ bersambung)

 

 

Redaktur Kalangwanpress

Memberitakan dan Menginformasikan sesuai Data dan Fakta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama