Posisi Level 2 Bupati Magetan Ingatkan Tidak Euphoria dan Tetap Patuh Prokes

 


 

Foto : Bupati Magetan, Suprawoto  (kiri) didampingi  Joko Trihono, Kepala  Dinas Pariwisata Magetan

 Kalangwan Press Magetan- Angin segar bagi sektor pariwisata, sektor yang paling terdampak akibat pandemic Covid-19. Di Magetan tercatat sekitar 1.400  pelaku jasa usaha wisata dan pengelola objek destinasi wisata. Disaaat pemberlakuan PPKM level 4 dan 3 para pelaku usaha ini sangat terdampak sehingga sulit dalam menjalankan usahanya.

 Saat ini, kesempatan bagi sektor pariwisata kembali menggeliat terbuka lebar. Turunnya menjadi level 2, tidak serta merta secara otomatis membuat pelaku jasa usaha wisata dan pengelola destinasi wisata membuka secara bebas usaha dan destinasinya.“ Destinasi pariwisata bisa dibuka, jika sudah menerapkan CHSE dan menjalankan  aplikasi pedulilindungi, ” ungkap  Joko Trihono, S.Sos, M.Si , Selasa ( 02/11).

 “ Saat Magetan berada di level 3, banyak pengelola destinasi yang telah mengakses aplikasi pedulilindungi, melalui situs kemenkes RI, namun belum mendapatkan ijin karena Magetan masih level 3. Namun, saat ini Magetan telah masuk level 2, sehingga pengelola wisata sudah bisa kembali mengakses kembali aplikasi pedulilindungi, jika mengalami kendala dan kesulitan, kami siap mendampingi” tambah Joko.

Seperti kita ketahui sertifikasi CHSE ( Clean, Health, Safety & Environtment ) merupakan standarisasi wisata, dimana standart kebersihan, kesehatan, keselamat dan kelestarian lingkungan , diperuntukkan bagi pelaku jasa usaha pariwisata.  Hal ini dimaksud untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan dan masyarakat terhadap produk maupun layanan wisata.    

 Bupati Magetan berharap dengan posisi saat ini, pelaku usaha di Magetan bisa kembali beraktifitas, sehingga bisa menggerakkan kembali ekonomi, “ Tetapi jangan euphoria, tetap patuhi protokol kesehatan, dan mari saling melindungi “ ajak Suprawoto .(mar)

Redaktur Kalangwanpress

Memberitakan dan Menginformasikan sesuai Data dan Fakta

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama